memberikan dan mendengar komentar

memberikan dan mendengar komentar adalah hal yang hampir setiap hari kita lakukan dan alami. baik komentar yang kita ucapkan atau dengarkan membuat hati senang, berbunga2 namun kadang kala ada komentar yang membuat kita sedih, kecewa, atau bahkan marah.
2 hari yang lalu saya mendengar sebuah komentar. komentar seorang teman tentang penyelenggaraan pernikahan seorang temannya yang lain. teman saya berkomentar tentang makanan yang habis, suvenir yang biasa saja, dekorasi yang biasa saja tidak sesuai dengan ekpektasi/bayangan dia tentang resepsi pernikahan yang digelar.
Mempelai wanita menulis detail tentang rencana pernikahan dalam blognya dan kebetulan diliput oleh sebuah majalah dan karenaya teman saya memiliki ekspektasi yang tinggi tentang pesta itu.
saya sedih mendengar komentar itu, adalah hak semua orang untuk berpendapat dan berkomentar tapi apakah dengan komentar seperti itu sebuah keadaan bisa berubah atau pesta menjadi lebih baik atau pesta di lain waktu menjadi lebih baik toh tidak ada orang yang ingin menyelenggarakan pesta pernikahan lebih dari 1 kali, tidak ada yang ingin gagal dalam menyelenggarakan pesta yang harapannya cuman 1 kali seumur hidup, semua mempelai ingin semuanya sempurna...
oya dan apakah salah menuliskan segala rencananya di blog..apakah salah penulis ketika pembacanya berekspektasi lebih?
jadi perlukah kita berkomentar untuk hal2 seperti itu? silahkan merefleksi ke dalam... ini hanya sedikit perenungan dan mungkin kita perlu mengingat kembali bahwa tidak ada yang sempurna di dunia ini...imho..

Komentar

Postingan Populer